TIPS MENAKLUKAN PASANGAN KENCAN
Dalam bagian pertama tips membuat kencan, Anda
memang dianjurkan tidak berlaku agresif. Tapi, itulah memang kuncinya. Sikap
Anda yang biasa-biasa saja, tak tergugah, justru memancing rasa penasaran lawan jenis Anda. Kini, Anda harus siap untuk menjeratnya lebih dalam.
Berikut adalah tiga langkah untuk
"menaklukkan" pasangan kencan Anda.
Pertama,
Merenunglah.
Setelah
tiga kali kencan, apakah Anda yakin dia cocok dengan Anda? Seberapa besar
persamaan dan perbedaan Anda dengan dia (kalau perlu pakai meteran Atau Rumus aritmetika, pitagoras,dll.... Xixiixiiiii)...? Dan selama kencan-kencan itu, adakah
rayuannya menggugah hati Anda? Jika ya, berarti benih-benih ketertarikan sudah
tertanam di jiwa Anda. jika tidak, lakukan kencan dengan cadangan....
Kedua,
Pupuk dan rawatlah rasa ketertarikan
itu.
Caranya, lenyapkan diri Anda dari hadapannya (tanya ke om Dedi Corbuzier). Lenyap total, dan jangan
beri kabar apa pun. Bahkan, tutuplah semua alat komunikasi Anda (Pager, Hp, Facebook, Twitter, dll). Buat dia
mencari-cari Anda, dengan rasa kekhawatiran yang luar biasa, kalau perlu sampai si dia mencarinya di Mbah Google... xixixiixiiixiiii.... Dan kalaupun Anda
kangen, tahanlah. Ini untuk hasil yang lebih baik.
Ketiga,
Munculah tiba-tiba.
Saat dia berada di
puncak putus asa dan bingung karena kehilangan Anda, munculah secara tiba-tiba di hadapannya.
Ini akan membuat dia merasa mendapat keajaiban, dan sekaligus melegakannya.
Kalau dia bertanya kemana Anda selama kontak yang terhenti itu, katakan saja
sibuk atau ada kegiatan luar kota yang sangat menyita perhatian Anda (sori Ngajarin Bohong tapi ini demi kebaikan). Ingat,
jangan pernah minata maaf untuk kehilangan kontak itu. Tetap buat dia penasaran
dan terus mengambil inisiatif. Jadikan permainan ini betul-betul penuh misteri
dan kejutan bagi dia. Dan jika setelah itu dia meminta waktu Anda untuk kencan
lagi, terimalah. Mulailah berpikir untuk mengembangkan hubungan itu lebih
serius.
Catatan:
Jika Anda telah memutuskan untuk menjalin
hubungan pribadi dengan dia, sebaiknya Anda mampu mengembangkan interaksi itu menjadi dua arah, dan
sebanding. Jadikan hubungan itu sebagai relasi "aku dan engkau, orang lain numpang" yang
kelak Anda tingkatkan menjadi hubungan "kita". Dalam tahap ini,
kejujuran dan perhatian, juga kepercayaan sangat membantu membangun relasi
intim tersebut.
Untuk selanjutnya, menentukan kapan Anda bisa memastikan
kalau Anda sudah merasa terikat dengan dia, atau telah jatuh cinta. maka Untuk ini,
perasaan Anda yang paling tahu jawabannya.
Tapi saya yakin, Anda tak perlu tips yang
rumit-rumit hanya untuk tahu apakah Anda sungguh telah jatuh cinta kepada si dia atau tidak.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar